Buat semua yang membaca blog saya ini semoga kalian tidak bosan untuk berkunjung ke blog saya. Saya memahami blog semenjak saya masuk kuliah dan itu pun juga salah satu tugas softskill saya yaitu Pengantar Bisnis. sebelum saya mengenal tentang blog mungkin sedikit asing ya :D tapi saya coba untuk membuat blog sendiri yaa kadang nanya dulu ketemen dan akhirnya saya mengerti.
mungkin itu aja yang saya ceritakan tentang blog soalnya bingung mau cerita apaan lagi udah yaa :) Selamat membaca blog saya yang singkat ini :D
Kamis, 09 Januari 2014
Tugas 7
SIFAT BISNIS INTERNASIONAL
Kehidupan kita
sehari – hari sangat dipengaruhi oleh bisnis dari seluruh dunia. Akan tetapi
tidak ada negara yang unik dalam hal ini. Misalnya, orang mengendarai Ford di
Jerman, menggunakan computer Dell di Cina, makan hamburger Mc.Donald’s di
Prancis, dan makan permen coklat Mars di Inggris. Mereka meminum Pepsi dan
memakai jeans Levi Strauss di Cina. Orang Jepang membeli film Kodak dan
menggunakan kartu kredit American Express. Orang di seluruh dunia terbang
menggunakan American Airlines dengan pesawat yang dibuat oleh Boeing. Bangunan
mereka dibangun dengan mesin – mesin Caterpillar, pabrik – pabrik mereka diberi
tenaga oleh mesin – mesin General Electric, dan mereka membeli minyak Chevron.
Pada kenyataannya,
kita telah menjadi bagian dari sebuah lingkungan global dan memiliki sebuah
perekonomian global dimana tidak ada organisasi yang terisolasi dari dampak
pasar dan persaingan luar negeri. Bahkan, semakin banyak perusahaan membentuk
ulang dirinya sendiri untuk menghadapi persaingan internasional dan menemukan
cara – cara baru untuk mengeksploitasi pasar – pasar di setiap sudut dunia.
Kegagalan dalam mengambil perspektif global adalah salah satu kesalahan
terbesar yang mungkin dilakukan oleh manajer. Oleh karena itu, kamu mulai
meletakkan fondasi untuk pembahasan kami dengan memperkenalkan dan
mendeskripsikan dasar – dasar bisnis internasional.
RESIKO BISNIS INTERNASIONAL
Sama
seperti ada alasan untuk masuk ke pasar global dan manfaat dari pasar global
ada juga risiko yang terlibat dalam menemukan perusahaan di negara-negara
tertentu. Setiap negara mungkin memiliki potensinya tetapi juga memiliki
kesengsaraan nya yang berkaitan dengan melakukan bisnis dengan
perusahaan-perusahaan besar. Beberapa negara-negara nakal mungkin memiliki
semua mineral alami tetapi risiko yang terlibat dalam melakukan bisnis di
negara-negara melebihi manfaat. Beberapa risiko dalam bisnis internasional
adalah :
·
Risiko
Strategis
·
Risiko
Operasional
·
Risiko
Politik
·
Risiko
Negara
·
Risiko
Teknologi
·
Risiko
Lingkungan
·
Risiko
Ekonomi
·
Risiko
Keuangan
·
Terorisme
Risiko
Risiko
Strategis Kemampuan perusahaan untuk membuat keputusan strategis untuk merespon
kekuatan yang merupakan sumber resiko. Kekuatan ini juga berdampak pada daya
saing perusahaan. Porter mendefinisikan mereka sebagai ancaman pendatang baru
dalam industri ancaman barang pengganti dan jasa intensitas persaingan dalam
industri daya tawar pemasok dan kekuatan tawar konsumen.
Risiko
Operasional Hal ini disebabkan oleh aset dan modal keuangan yang membantu dalam
hari-hari operasi bisnis. Rincian dari mesin pasokan dan permintaan sumber daya
dan produk kekurangan barang dan jasa kurangnya logistik yang sempurna dan
persediaan akan mengakibatkan inefisiensi produksi. Dengan mengontrol biaya
limbah yang tidak perlu akan berkurang dan perbaikan proses dapat meningkatkan
lead-time mengurangi varians dan berkontribusi terhadap efisiensi dalam
globalisasi.
Risiko
Politik Tindakan politik dan ketidakstabilan dapat membuat sulit bagi
perusahaan untuk beroperasi secara efisien di negara-negara akibat publikasi
negatif dan dampak yang diciptakan oleh individu dalam pemerintahan atas.
Sebuah perusahaan tidak dapat secara efektif beroperasi pada kapasitas penuh
untuk memaksimalkan keuntungan dalam turbulensi politik seperti sebuah negara
yang tidak stabil itu. Sebuah pemerintahan baru dan bermusuhan dapat
menggantikan yang ramah dan karenanya mengambil alih aset asing.
Risiko
Negara Budaya atau ketidakstabilan suatu negara dapat menciptakan risiko yang
mungkin membuat sulit bagi perusahaan multinasional untuk beroperasi dengan
aman efektif dan efisien. Beberapa risiko negara berasal dari kebijakan
pemerintah kondisi ekonomi faktor keamanan dan kondisi politik. Memecahkan
salah satu masalah tanpa semua masalah agregat bersama-sama tidak akan cukup
dalam mengurangi risiko negara.
Teknologi
Risiko Kurangnya keamanan transaksi elektronik biaya pengembangan teknologi
baru dan fakta bahwa teknologi baru mungkin gagal dan ketika semua ini
digabungkan dengan teknologi yang ada sudah ketinggalan zaman hasilnya mungkin
menciptakan efek berbahaya dalam melakukan bisnis di arena internasional.
Risiko
Lingkungan Air air dan pencemaran lingkungan dapat mempengaruhi kesehatan warga
dan menimbulkan kemarahan publik dari warga. Masalah-masalah ini juga dapat
menyebabkan merusak reputasi perusahaan yang melakukan bisnis di daerah itu.
Risiko
Ekonomi Ini berasal dari ketidakmampuan negara untuk memenuhi kewajiban
keuangannya. Perubahan kebijakan fiskal atau moneter asing-investasi atau / dan
domestik. Pengaruh nilai tukar dan suku bunga membuat sulit untuk melakukan
bisnis internasional.
Risiko
Keuangan Daerah ini dipengaruhi oleh nilai tukar mata uang pemerintah
fleksibilitas dalam memungkinkan perusahaan untuk memulangkan keuntungan atau
dana luar negeri. Devaluasi dan inflasi juga akan mempengaruhi kemampuan
perusahaan untuk beroperasi pada kapasitas yang efisien dan masih akan stabil.
Sebagian besar negara membuat sulit bagi perusahaan asing untuk memulangkan
dana sehingga memaksa perusahaan-perusahaan untuk menginvestasikan dana
tersebut pada tingkat yang kurang optimal. Kadang-kadang aset perusahaan disita
dan yang berkontribusi terhadap kerugian finansial.
Terorisme
Risiko Ini adalah serangan yang mungkin berasal dari kurangnya harapan
kepercayaan perbedaan budaya dan filsafat agama dan / atau hanya benci
perusahaan oleh warga negara tuan rumah. Hal ini menyebabkan sikap bermusuhan
potensial sabotase perusahaan asing dan / atau penculikan pengusaha dan
karyawan. Situasi frustasi tersebut membuat sulit untuk beroperasi di
negara-negara.
Meskipun
keuntungan dalam bisnis internasional melebihi risiko perusahaan harus
mengambil penilaian risiko dari masing-masing negara dan juga termasuk kekayaan
intelektual birokrasi dan korupsi pembatasan sumber daya manusia dan pembatasan
kepemilikan dalam analisis untuk mempertimbangkan semua risiko yang terlibat
sebelum bertualang ke salah satu negara.
Sumber :
- http://visidanmisiiso.wordpress.com/2012/08/26/risiko-bisnis-internasional/
- http://books.google.co.id/books?id=F_cZM9PXm3UC&pg=PA130&lpg=PA130&dq=sifat+bisnis+internasional&source=bl&ots=RBU9f52QmW&sig=wvYeqZQsQUQuSVI0vYvfKO0YmtQ&hl=id&sa=X&ei=M7yUUsTvHIvLrQeevYD4Bg&sqi=2&redir_esc=y#v=onepage&q=sifat%20bisnis%20internasional&f=false
Tugas 5
Pengertian produksi
secara umum
Setiap
hari manusia selalu menggunakan barang untuk memenuhi kebutuhanya.
Barang-barang tersebut tidak akan tersedia apabila tidak ada yang
menghasilkanya. Contoh : Di daerah pedesaan para petani mengolah sawah atau
ladangnya untuk menghasilkan barang-barang hasil pertanian seperti padi,
jagung, keledai, tebu, dll.
Contoh
kegiatan diatas disebut Produksi. Jadi, produksi
adalah kegiatan menghasilkan barang atau jasa.
Pengertian produksi secara ekonomi
Menurut ilmu ekonomi, produksi tidak
terbatas pada kegiatan menghasilkan barang atau jasa, tetapi juga kegiatan yang
sifatnya menambah nilai atau kegunaan barang yang sudah ada menjadi lebih
tinggi nilainya. Perhatikan contoh berikut.
- Tukang kayu yang mengecat kursi hasil buatanya.
- Pedagang yang membeli sepeda bekas lalu ia bersihkan, perbaiki, dan dicat kembali lalu dijual
Berdasarkan
uraian di atas, produksi menurut ilmu
ekonomi adalah setiap kegiatan yang dilakukan manusia untuk menghasilkan/menaikkan
nilai kegunaan barang/jasa.
SISTEM PRODUKSI DAN OPERASI
Manajemen produksi dan operasi merupakan manajemen dari suatu sistem
informasi yang mengkonversikan masukan (input) menjadi keluaran (output)
yang berupa barang atau jasa. Hal ini berkaitan dengan pelaksanaan
fungsi produksi dan operasi memerlukan serangkaian kegiatan yang
merupakan suatu sistem. Sistem produksi mempunyai unsur-unsur yaitu
masukan, pentransformasian dan keluaran. Sedang produksi dan operasi
merupakan suatu sistem untuk meyediakan barang-barang dan jasa-jasa yang
dibutuhkan dan akan dikombinasi oleh anggota masyarakat.
Yang dimaksud dengan sistem adalah merupakan suatu rangkaian unsur-unsur
yang saling terkait dan dan tergantung serta saling
pengaruh-mempengaruhi satu dengan yang lainnya, yang keseluruhannya
merupakan suatu kesatuan bagi pelaksanaan kegiatan bagi pencapaian suatu
tujuan tertentu. Sedangkan yang dimaksud dengan sistem produksi dan
operasi adalah suatu keterkaitan unsur-unsur yang berbeda secara
terpadu, menyatu dan menyeluruh dalam pentransformasian masukan menjadi
keluaran.
Sistem produksi tidak hanya terdapat pada industri manufaktur, tetapi
juga dalam industri jasa seperti perbankan, asuransi, pasar swalayan dan
rumah sakit. Sistem produksi dan operasi dalam industri jasa
menggunakan bauran yang berbeda dari masukan yang dipergunakan dalam
industri manufaktur.
Skema sistem produksi dan operasi :
Komponen input dalam sistem produksi dan operasi yaitu harus adanya
tenaga kerja (SDM), modal usaha, material, dan informasi. Setelah itu
diproses melalui operating manajemen sistem, perencanaan, pengendalian,
koordinasi dan kepemimpinan. Lalu outpu berupa barang atau jasa.
Tugas 4
PENGERTIAN PEMASARAN
Pemasaran (bahasa
Inggris: marketing) adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang
bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya
dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.
Pemasaran dimulai dengan
pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia.
Contohnya, seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan
dahaganya. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun
manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi
keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan
mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai
dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah
dibawa.
Proses dalam pemenuhan kebutuhan
dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran. Mulai dari
pemenuhan produk (product), penetapan harga (price), pengiriman barang (place),
dan mempromosikan barang (promotion). Seseorang yang bekerja dibidang pemasaran
disebut pemasar. Pemasar ini sebaiknya
memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip pemasaran agar kegiatan pemasaran
dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia terutama pihak
konsumen yang dituju.
MENGAPA PEMASARAN SERING DISEBUT SEBAGAI PERMINTAAN
Umumnya orang beranggapan bahwa manajemen pemasaran
berkaitan dengan upaya pencarian pelanggan dalam jumlah besar untuk menjual
produk yang telah dihasilkan perusahaan. Tetapi pandangan ini terlalu sempit,
karena biasanya suatu organisasi (perusahaan) akan menghadapi kondisi
permintaan produk yang tingkatannya berbeda – beda. Pada suatu saat mungkin
tidak ada permintaan terhadap produknya, mungkin permintaannya tidak cukup,
permintaannya tidak teratur, atau terlalu banyak permintaan sehingga manajemen pemasaran
harus mencari jalan untuk mengatasi keadaan permintaan yang berubah – ubah ini.
Jadi, manajemen pemasaran tidak saja berkaitan dengan upaya
mencari dan meningkatkan permintaan, tetapi juga mengelola permintaan pada saat
tertentu. Dengan demikian dapat dikatakan
bahwa manajemen pemasaran adalah suatu analisis, perencanaan, implementasi, dan
pengendalian dari program – program yang dirancang untuk menciptakan, membangun,
dan mempertahankan pertukaran yang bermanfaat dengan pembeli untuk mencapai
tujuan – tujuan organisasi.
Manajemen pemasaran berupaya mempengaruhi tingkat, saat, dan
karakter permintaan dengan cara yang akan membantu pencapaian tujuan
organisasi. Karena itu manajemen pemasaran sering disebut juga sebagai
manajemen permintaan.
PERBEDAAN KEBUTUHAN DAN KEINGINAN BERDASARKAN KONSEP INTI PEMASARAN
KEBUTUHAN
Konsep dasar yang melandasi pemasaran adalah kebutuhan manusia. Kebutuhan manusia adalah pernyataan dari rasa kahilangan, dan manusia mempunyai banyak kebutuhan yang kompleks. Kebutuhan manusia yang kompleks tersebut karena ukan hanya fisik (makanan, pakaian, perumahan dll), tetapi juga rasa aman, aktualisasi diri, sosialisasi, penghargaan, kepemilikan. Semua kebutuhan berasal dari masyarakat konsumen, bila tidak puas consumen akan mencari produk atau jasa yang dapat memuaskan kebutuhan tersebut.
Konsep dasar yang melandasi pemasaran adalah kebutuhan manusia. Kebutuhan manusia adalah pernyataan dari rasa kahilangan, dan manusia mempunyai banyak kebutuhan yang kompleks. Kebutuhan manusia yang kompleks tersebut karena ukan hanya fisik (makanan, pakaian, perumahan dll), tetapi juga rasa aman, aktualisasi diri, sosialisasi, penghargaan, kepemilikan. Semua kebutuhan berasal dari masyarakat konsumen, bila tidak puas consumen akan mencari produk atau jasa yang dapat memuaskan kebutuhan tersebut.
KEINGINAN
Bentuk kebutuhan manusia yang dihasilkan oleh budaza dan kepribadian individual dinamakan keinginan. Keinginan digambarkan dalam bentuk obyek yang akan memuaskan kebutuhan mereka atau keinginan adalah hasrat akan penawar kebutuhan yang spesifik. Masyarakat yang semakin berkembang, keinginannya juga semakin luas, tetapi ada keterbatasan dana, waktu, tenaga dan ruang, sehingga dibutuhkan perusahaan yang bisa memuaskan keinginan sekaligus memenuhi kebutuhan manusia dengan menenbus keterbatasan tersebut, paling tidak meminimalisasi keterbatasan sumber daya. Contoh : manusia butuh makan, tetapi keinginan untuk memuaskan lapar tersebut terhgantung dari budayanya dan lingkungan tumbuhnya. Orang Yogya akan memenuhi kebutuhan makannya dengan gudeg, orang Jepang akan memuaskan keinginannya dengan makanan sukayaki dll.
PERMINTAAN
Dengan keinginan dan kebutuhan serta keterbatasan sumber daya tersebut, akhirnya manusia menciptakan permintaan akan produk atau jasa dengan manfaat yang paling memuaskan. Sehingga muncullah istilah permintaan, yaitu keinginan menusia akan produk spesifik yang didukung oleh kemampuan dan ketersediaan untuk membelinya.
PRODUK (Organisasi, jasa, ide)
Sejalan dengan munculnya kebutuhan, keinginan dan permintaan, perusahaan berusaha keras untuk mempelajarinya, mereka melakukan riset pemasaran, mengamati perilaku konsumen, menganalisis keluhan yang dialami konsumen, mencari jawaban produk atau jasa apa yang sedang disukai atau bahkan produk apa yang tidak disukai, dan lain-lain. Dengan kegiatan diatas, akhirnya perusahaan dapat menawarkan segala sesuatu kepada pasar untuk diperhatikan, untuk dimiliki atau dikonsumsi sehingga konsumen dapat memuaskan kebutuhan sekaligus keinginannya, sesuatu itu disebut produk. Produk tidak hanya mencakup obyek fisik, tetapi juga jasa, orang, tempat, organisasi ataupun gagasan. Contoh : perusahaan manufaktur menyediakan : barang (komputer, monitor, printer), jasa (pengiriman, pemasangan, pelatihan, perbaikan, dan pemeliharaan), ide / gagasan (kekuatan / keunggulan jenis komputer).
NILAI PELANGGAN
Karena semua perusahaan berusaha menwarkan produk dan jasa yang superior, maka konsumen dihadapkan pada pilihan yang beraneka ragam. Konsumen membuat pilihan pembeli berdasarkan pada persepsi mereka mengenai nilai yang melekat pada berbagai produk dan jasa ini. Nilai bagi pelanggan adalah selisih antara nilai total yang dinikmati pelanggan karen memiliki serta menggunakan suatu produk dan biaya total yang menyertai produk tersebut. Nilai total antara lain nilai dari produk, jasa, personil pemasar, biaya waktu, biaya energi yang dikeluarkan, biaya psikis. Setelah pemberian nialai, konsumen akan mengevaluasi dan hasil evaluasi ini akan mempengaruhi kepuasan dan peluang untuk membeli ulang produk tersebut.
KEPUASAN
PELANGGAN
Kepuasan pelanggan tergangtung pada anggapan kinerja produk dalam menyerahkan nilai relative terhadap harapan pembeli. Bila kinerja atau prestasi sesuai atau bahkan melebihi harapa, pembelinya merasa puas. Perusahaan yang cerdik mempunyai tujuan membuat gembira pelanggan dengan hanya menjanjikan apa yang dapat merekaserahkan, kemudian menyerahkan lebih banyak dari yang mereka janjikan.
Kepuasan pelanggan tergangtung pada anggapan kinerja produk dalam menyerahkan nilai relative terhadap harapan pembeli. Bila kinerja atau prestasi sesuai atau bahkan melebihi harapa, pembelinya merasa puas. Perusahaan yang cerdik mempunyai tujuan membuat gembira pelanggan dengan hanya menjanjikan apa yang dapat merekaserahkan, kemudian menyerahkan lebih banyak dari yang mereka janjikan.
MUTU
Kepuasan pelanggan berkaitan erat dengan mutu, yang saat ini ada istilah Total Quality Management (TQM) yaitu program yang dirancang untuk memperbaiki mutu produk, jasa dan proses pemasaran secara terus menerus. TQM memiliki komitmen antara lain :
Kepuasan pelanggan berkaitan erat dengan mutu, yang saat ini ada istilah Total Quality Management (TQM) yaitu program yang dirancang untuk memperbaiki mutu produk, jasa dan proses pemasaran secara terus menerus. TQM memiliki komitmen antara lain :
a.
Focus
terhadap pelanggan.
b.
Memiliki
obsesi yang tinggi terhadap kualitas.
c. Menggunakan
pendekatan ilmiah dalam pengambilan keputusan dan pemecahan masalah.
d. Memiliki
komitmen jangka panjang, membutuhkan kerja sama tim, memperbaiki proses.
e.
Memperbaiki
proses secara kesinambungan.
f. Menyelenggarakan
pendidikan dan pelatihan untuk karyawan.
PERTUKARAN
Pertukaran adalah tindakan untuk memperoleh barang yang dikehendaki dari seseorang dengan menawarkan sesuatu sebagai imbalan.
Ada 5 kondisi yang harus dipenuhi agar pertukaran dapat terjadi:
Pertukaran adalah tindakan untuk memperoleh barang yang dikehendaki dari seseorang dengan menawarkan sesuatu sebagai imbalan.
Ada 5 kondisi yang harus dipenuhi agar pertukaran dapat terjadi:
a. Terdapat
sedikitnya dua pihak.
b. Masing
- masing pihak memiliki sesuatu yang mungkin berharga bagi pihak lain.
c. Masing
- masing pihak mampu berkomunitas dan melakukan penyerahan.
d. Masing
- masing pihak bebas menerima atau menolak tawaran pertukaran.
e. Masing
- masing pihak yakin bahwa berunding dengan pihak lain adalah layak dan
bermanfaat (negoisasi).
TRANSAKSI
Transaksi adalah perdagangan antara dua pihak, yang paling sedikit melibatkan dua macam nilai, persetujuan mengenai kondisi, waktu dan tempat.
Transaksi adalah perdagangan antara dua pihak, yang paling sedikit melibatkan dua macam nilai, persetujuan mengenai kondisi, waktu dan tempat.
HUBUNGAN
Proses menciptakan, memelihara, dan meningkatkan hubungan erat yang semakin bernilai dengan pelanggan dan pihak-pihak yang berkepentingan yang lain dengan kata lain hubungan adalah praktik membangun hubungan jangka panjang yang memuaskan dengan pihak-pihak pelanggan, pemasok (supplier), penyalur (distributor), guna mempertahankan bisnis jangka panjang mereka. Agar hubungan dapat tercipta dalam jangka panjang antara lain:
Proses menciptakan, memelihara, dan meningkatkan hubungan erat yang semakin bernilai dengan pelanggan dan pihak-pihak yang berkepentingan yang lain dengan kata lain hubungan adalah praktik membangun hubungan jangka panjang yang memuaskan dengan pihak-pihak pelanggan, pemasok (supplier), penyalur (distributor), guna mempertahankan bisnis jangka panjang mereka. Agar hubungan dapat tercipta dalam jangka panjang antara lain:
a. Saling
mempercayai, saling menguntungkan.
b. Menjanjikan
dan memberikan kualitas yang tinggi, pelayanan yang baik, harga yang pantas
antar pihak.
c. Menghasilkan
ikatan ekonomi, teknik dan sosial yang kuat antar pihak yang berkepentingan.
d. Menekan
biaya transaksi dan waktu pencarian pelanggan.
JARINGAN
Jeringan terdiri dari perusahaan dan semua pihak-pihak pendukung ; pelanggan, supliré, distributor, pengecer, agen iklan, ilmuwan dan pihak lain yang bersama-sama dengan firm telah membangun hubungan bisnis yang saling menguntungkan.
Jeringan terdiri dari perusahaan dan semua pihak-pihak pendukung ; pelanggan, supliré, distributor, pengecer, agen iklan, ilmuwan dan pihak lain yang bersama-sama dengan firm telah membangun hubungan bisnis yang saling menguntungkan.
PASAR
Pasar terdiri dari semua pelanggan potencial yang memiliki kebutuhan atau keinginan tertentu yang sama, yang mungkin bersedia dan mampu melaksanakan pertukaran untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan itu.
Pasar terdiri dari semua pelanggan potencial yang memiliki kebutuhan atau keinginan tertentu yang sama, yang mungkin bersedia dan mampu melaksanakan pertukaran untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan itu.
PEMASAR DAN
CALON PEMBELI
Seseorang yang mencari satu atau lebih calon pembeli yang akan terlibat dalam pertukaran tersebut. Calon pembeli adalah seseorang yang diidentifikasikan oleh pemasar sebagai orang yang mungkin bersedia dan mampu terlibat dalam pertukaran tersebut.
Jadi konsep inti pemasaran adalah :
Seseorang yang mencari satu atau lebih calon pembeli yang akan terlibat dalam pertukaran tersebut. Calon pembeli adalah seseorang yang diidentifikasikan oleh pemasar sebagai orang yang mungkin bersedia dan mampu terlibat dalam pertukaran tersebut.
Jadi konsep inti pemasaran adalah :
a.
Proses
perencanaan dan pelaksanaan pemikiran.
b.
Penetapan
harga, promosi.
c. Penyaluran
gagasan, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan
tujuan-tujuan individu dan organisasi.
Sumber
:
- http://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran
- http://books.google.co.id/books?id=EVfWJ7nbd-kC&pg=PA124&lpg=PA124&dq=Mengapa+pemasaran+sering+disebut+sebagai+permintaan&source=bl&ots=o9urfltPh1&sig=AXDSf2Fmugh585gOF99di8d-YC0&hl=en&sa=X&ei=0ghpUomWBsWQrQeE2IDAAg&redir_esc=y#v=onepage&q=Mengapa%20pemasaran%20sering%20disebut%20sebagai%20permintaan&f=false
- http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/12/konsep-inti-pemasaran/
Tugas 2
1. Apa yang dimaksud dengan bisnis?
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual
barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata
bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam
konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk
mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan
bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan
meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah
bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua
bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang
bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah
yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini
kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh
pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
2.
Sebutkan
dan jelaskan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi iklan bisnis di Indonesia
?
·
Faktor
kondisi Negara
Kondisi negara yang dimaksud dapat berupa kondisi perekonomian, sosial politik maupun pertahanan dan keamanan negara. Kondisi negara yang tidak menentu bisa menghambat bisnis yang dijalani. Misalnya saat terjadi inflasi. Tentu saja kondisi ini turut mempengaruhi bisnis yang sedang dijalani.
·
Faktor
alam
Jika alam tidak bersahabat dengan kita tentu kegiatan bisnis pun dapat terganggu. Misalnya adanya bencana banjir, tanah longsor dan lain-lain. Oleh karena itu, kita harus memilih tempat bisnis yang sesuai dan kita harus bersahabat dengan lingungan serta jangan merusakya.
·
Faktor
jenis bisnis
Faktor ini juga memiliki pengaruh yang kuat terhadap klim bisnis di Indonesia. Dalam berbisnis tentunya kita harus memilih bisnis di bidang apa yang akan kita jalani. Dalam memilih jenis bisnis tersebut, sebaiknya kita memilih jenis bisnis yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Misalnya bisnis di bidang pertanian. Kita juga harus mempertimbangkan keuntungan yang akan kita peroleh sebelum kita menentukan bisnis di bidang apa yang akan kita jalani.
·
Faktor
SDM (Sumber Daya Manusia)
Agar bisnis yang dijalani tersebut sukses dan menghasilkan banyak keuntungan, tentu diperlukan orang-orang yang terampil, kreatif, berkualitas tinggi, ulet, mampu berinovasi, pantang menyerah, mempunyai kemampuan bersaing yang tinggi (kompetitif), sportif dan pandai mengolah bisnisnya.
·
Faktor
modal
Dengan modal yang dimiliki, orang bisa mulai berbisnis. Besar modal yang diperlukan untuk berbisnis tergantung dari bisnis apa yang akan kita jalani.
·
Faktor
persaingan pasar
Pada kenyataannya di Indonesia, banyak sekali bisnis-bisnis yang saling bersaing untuk dapat menguasai pasar sehingga mereka mendapatkan keuntungan yang maksimal. Oleh karena itu, orang yang berbisnis harus mempunyai strategi untuk dapat menguasai pasar dan mengalahkan pesaingnya.
·
Faktor
lingkungan masyarakat
Lingkungan masyarakat juga memiliki pengaruh yang kuat terhadap iklim bisnis di Indonesia. Lingkungan masyarakat cenderung dinamis, selalu ada perubahan. Kebutuhan dan keinginan masyarakat bermacam-macam dan selalu berubah-ubah. Oleh karena itu, orang yang berbisnis harus selalu memperhatikan lingkungan masyarakat.
3. Seberapa
besar bisnis tersebut berpengaruh dalam kehidupanmu sehari –hari ?
Bagi saya bisnis sangatlah bemanfaat,
setiap orang rata-rata selalu melakukan kegiatan bisnis di kehidupan sehari-hari.Oleh
karena itu peran bisnis amatlah sangat penting.Karena dengan bisnis kita bisa
menaikkan taraf hidup/ekonomi kita.Sebagai contoh saya membantu usaha keluarga
saya yaitu usaha Isi ulang air galon AQUA.Selain saya membantu mengusahakan
taraf hidup/ekonomi keluarga saya,tanpa saya sadari saya telah belajar untuk
berbisnis,memasarkan produk yang saya tawarkan,mendistribusikan barang dan
bertransaksi.Lalu kita jangan lupa akan beretika dalam bisnis.Etika dalam
berbisnis itu sangatlah penting!!!
Mengapa??
Etika berbisnis berperan penting dalam memberikan kepercayaan terhadap kelompok atau individu yang berkepentingan dengan jalannya perusahaan yg kita kelola.Selain itu jika kita ingin sukses dalam berbisnis,kita harus berpegang teguh kepada prinsip-prinsip dalam berbisnis.Hal yg harus kita perhatikan adalah:
Mengapa??
Etika berbisnis berperan penting dalam memberikan kepercayaan terhadap kelompok atau individu yang berkepentingan dengan jalannya perusahaan yg kita kelola.Selain itu jika kita ingin sukses dalam berbisnis,kita harus berpegang teguh kepada prinsip-prinsip dalam berbisnis.Hal yg harus kita perhatikan adalah:
1. Prinsip otonomi
2. Prinsip kejujuran
3. Prinsip keadilan
4. Prinsip saling menguntungkan (Mutual Benefit Principle)
5. Integritas Moral
6. Tanggung jawab
2. Prinsip kejujuran
3. Prinsip keadilan
4. Prinsip saling menguntungkan (Mutual Benefit Principle)
5. Integritas Moral
6. Tanggung jawab
dengan prinsip-prinsip diatas kita
harus berpegang teguh terhadap prinsip tersebut agar bisnis kita berjalan
dengan lancar.Tidak ada bisnis,perekonomiaan kita tidak akan berkembang
pesat.Karena bisnis sangat berpengaruh di beberapa aspek.Jika semakin
berkembangan usaha seorang individu bisa berkembang menjadi usaha kelompok atau
organisasi dan mulai mengalami bisnis yang makin berkembang.seoranng individu
pasti selalu ingin berkembang lagi dan lagi.Dengan teknologi yang sekarang
semakin berkembang,bisnis bisa berjalan menjadi instant yaitu bisa bertransaksi
secara online atau melalui situs internet.
Jumat, 01 November 2013
Tugas 3
1.
Apa yg dimaksud dengan perusahaan ?
Perusahaan adalah suatu tempat untuk melakukan
kegiatan proses produksi barang atau jasa. Perusahaan juga bisa di definisikan
yaitu kesatuan teknis yang bertujuan mengahasilkan barang dan jasa, perusahaan
juga bisa disebut sebagai tempat berlangsungnya proses produksi yang
menggabungkan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa
2. Apa yang membedakan perusahaan dan lembaga
sosial ?
Perusahaan : Perusahaan biasanya bersifat komersil, yaitu
menawarkan barang dan jasa dengan tujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya.
Lembaga
sosial : Lembaga sosial lebih
bersifat sukarela, yaitu menawarkan barang dan jasa dengan niat untuk menolong
dan membantu tanpa mencari keuntungan. Biasanya lembaga sosial menawarkan jasa.
3.
Jelaskan apa yang dimaksud dengan perusahaan
sebagai suatu system ?
Sistem adalah suatu kesatuan dari unit-unit
yang saling berinteraksi baik secara langsung maupun tidak langsung dalam
rangka mencapai tujuan tertentu. Perusahaan adalah suatu sistem karena
merupakan kombinasi dari berbagai sumber ekonomi yang secara langsung atau
tidak langsung mempengaruhi proses produksi serta distribusi barang dan jasa
untuk mencapai tertentu antara lain keuntungan, pemenuhan kebutuhan
masyarakat,maupun tanggung jawab sosial.
a. Kepada pemilik modal: pengelolaan keuangan dan kemajuan perusahaan.
b. Kepada lembaga peneliti: membantu pendanaan.
c. Kepada pekerja: membayar gaji dan memenuhi fasilitas kerja.
d. Kepada konsumen: menyediakan barang dan jasa yang bagus.
e. Kepada pemerintah: membayar pajak.
a. Kepada pemilik modal: pengelolaan keuangan dan kemajuan perusahaan.
b. Kepada lembaga peneliti: membantu pendanaan.
c. Kepada pekerja: membayar gaji dan memenuhi fasilitas kerja.
d. Kepada konsumen: menyediakan barang dan jasa yang bagus.
e. Kepada pemerintah: membayar pajak.
Langganan:
Postingan (Atom)
